Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, Agustus 18, 2009

Manfaat Tanaman "Kencur"

Disaat kepanikan melanda, disaat kegelisahan menerpa, disaat mengingat masa silam yang penuh duka, hati ini tak kuasa kalau harus menjalani rawat inap untuk sang buah hati yang lemah terkapar di atas pembaringan. Saat tes lab harus dijalani untuk tau penyakit apa yang dideritanya, aku tak sanggup untuk melihat lengannya yang ditusuk jarum untuk diambil sample darahnya. Menggiriskan, lengan kiri tak bisa diambil darahnya dan harus diulangi pada lengan kanannya, alhamdulillah akhirnya bisa juga didapat sample darahnya. Hasil tes menyatakan "typus". Dokter menyarankan opname, tapi aku tetap menolak dan minta rawat jalan saja. Dengan pendampingan dan ASI full, karena tidak mau makan sedikitpun, alhamdulillah empat hari menemani sang buah hati membawa hasil, dua hari yang lalu si kecil sudah mau makan, dan berangsur mulai mempunyai kemauan untuk bermain meski hanya berada diatas pembaringan.
Apa hubungannya dengan tanaman "Kencur"? Di dalam sakitnya, batuk pun menyertainya. Di setiap tengah malam atau di malam dengan hawa dingin, batuknya tiada jedanya. Diri ini ikut sakit manakala mendengar batuknya apalagi melihatnya bergelimpangan menahan rasa sakitnya. Dalam kebingungan, aku terus berfikir, memutar otak mencari solusi ramuan tradional, dan yang aku ingat hanya jeruk nipis, garam dan kecap. Jelas aku gak berani ngasih ramuan yang itu karena typusnya. Akhirnya aku coba cari tau ke beberapa temen yang punya anak kecil juga. Dari seorang temen aku diingatkan dengan "Kencur". Untung, di dapur aku masih mempunyai kencur, secepatnya aku parut dan aku ambil airnya, sesendok teh, aku minumkan ke anakku. Alhamdulillah... sedikit membantu meredakan batuknya. Dan si kecilpun malam itu bisa tidur nyenyak pada malam itu.
Nah berikut untuk teman-teman yang masih suka dengan resep tradisional, khusunya tanaman Kencur. Kalau belum tahu yang mana itu kencur perhatikan contoh gambar berikut :

Manfaat Kencur diantaranya :
1. Untuk pereda Batuk, caranya :
- Ambil kencur secukupnya (satu ruas ibu jari untuk anak-anak)
- Cuci bersih dan hilangkan kulitnya
- Parut / tumbuk hingga halus dan ambil airnya
- Campur dengan madu atau ragu secukupnya
- Berikan cukup 1 sendok teh saja
- Dengan keyakinan insya Allah batuk akan reda, amin.
2. Untuk jamu penambah tenaga (beras kencur), cara membuatnya belum privat ma ibu.
3. Untuk penghangat tubuh bayi dan balita, caranya :
- Ambil kencur secukupnya, lalu cuci sebersih mungkin
- Haluskan kuncur dan campur dengan ragi secukupnya
- Oleskan pada seluruh tubuh anak selepas mandi atau pada saat mereka kedinginan.
4. Untuk "bobok (=jawa)" pada luka memar
5. Untuk penyedap sayur bening dan santan yang tidak pedas
Sementara itu yang saya tahu tentang manfaat si kecil mungil "Kencur". Mudah-mudahan bermafaat bagi yang membutuhkan. Amin.
-

Senin, Juli 27, 2009

Cara Atasi Anak Susah Buang Air Besar

Ini resep baru yang sudah saya terapkan buat anak saya yang ngalami gangguan susah buah air besar (BAB). BAB-nya gak bisa lancar tidak bisa tiap hari, bahkan seminggu baru BAB itupun setiap hari buah pepaya dan pisang dikonsumsi. Atas saran seorang warga negara Cina, saya diminta untuk membuatkan bubur dan di kasih wijen. Takaran cukup satu sendok makan saja. Jika ada perubahan takaran dikurangi, sesuai kebutuhan. Dan kalau pencernaan dah normal, penambahan wijen bisa dihentikan. Selamat mencoba, semoga berhasil

Kamis, Januari 08, 2009

Mengusir Semut Hitam

Para pembaca yang budiman, adakah yang bisa membantu saya untuk mengusir koloni semut hitam yang datang setiap saat? Dan ini terjadi setiap musim hujan. Tidak hanya ratusan, tapi ribuan semut-semut itu membuat barisan masuk dalam rumah, meski tak sampai nyatroni makanan, tapi membuat saya risih karena mengotori lantai.
Ada yang bilang, rahasianya semut takut rasa asam. Untuk ngusirnya dengan cara alami,tanpa pencemaran, aman dan bebas racun gunakan "Jeruk nipis segar", caranya belah jadi dua, peras dan teteskan pada sepanjang jalur yang dilalui semut. Juga oleskan bagian daging buah jeruk nipis pada jalur yang dilalui semut.
Belum mencoba sih, tapi rasanya ada benernya, mau mencoba untuk ngusir semut yang saben hari nyatroni rumah. Minta bantuannya ya..., makasih banget kalo ada yang berkenan membantu...

Rabu, Mei 21, 2008

Waspadai Anak Saat Bermain Pasir

Kemarin saya dapat info dari saudara saya untuk menyampaikan pesan ini kepada teman-teman saya yang mempunyai anak kecil. Info ini tentang cacing kulit, dan ini adalah sebuah pengalaman nyata yang dia dapat dari ibu mertuanya yang tinggal di Banjarmasin. Anak dari teman ibu mertuanya sering kali bermain dipasir. Tau-tau anak uitu mengalami gejalan gatal2 pada kulit kakinya. Lambat laun pada kakinya yang gatal semakin terasa sakit dan ada pembesaran pada otot yang ada dikakinya. Setelah diperiksakan ke dokter kulit, ternyata bukan otot yang membesar, tetapi pada kaki anak tersebut sudah dihinggapi yang namanya "Cacing Kulit". Cacing itu semakin membesar dan bergerak semakin memanjang. Jadi ngeri juga, karena saya punya anak kecil yang suka main tanah. Untuk itu saya coba cari info lebih lanjut, berikut ada sebuah artikel yang telah saya kutip dari ruang kesehatan.

PERNAH melihat seorang anak dengan penyakit kulit yang yang menjalar seperti terowongan di kaki? Jika diperhatikan setiap hari, terowongan tersebut semakin panjang berwarna merah dan terasa gatal. Jika pernah, waspadalah! Karena bisa jadi anak tersebut terkena infeksi hewan parasit seperti cacing tambang.
Adapun jenis cacing tambang yang menyebabkan infeksi ini di antaranya bernama Ankylostoma braziliense dan Ankylostoma caninum. Cacing jenis ini hidup dalam hewan seperti anjing dan kucing.
Menurut dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dr Fajar Rudy Qimindra, di kalangan medis penyakit ini terkenal dengan istilah cutaneous larva migrans. Artinya, ada migrasi larva di kulit (cutan=lapisan kulit). Nama lainnya dermatosis linearis migrans ataupun sandworm disease. Dari namanya dapat diketahui bahwa beberapa penderita terserang penyakit ini ketika berhubungan dengan pasir.
”Istilah lainnya juga disebut creeping eruption (CE). Istilah ini digunakan karena pada pada invasi larva cacing tambang ini, akan timbul kelainan pada kulit berupa erupsi peradangan berbentuk lurus atau berliku-liku yang menonjol di atas permukaan kulit,”
Pada dasarnya, semua orang bisa terinfeksi penyakit ini jika terkontak dengan pasir, tanah ataupun lapisan humusnya.

Bagaimana infeksi ini bisa terjadi?
Awalnya, larva yang berasal dari cacing tambang hidup di dalam tubuh anjing dan kucing. Kemudian sel telur yang terdapat pada kotoran anjing dan kucing tersebut, karena kondisi lembab telur akan berubah jadi larva.
”Larva inilah yang mampu menembus ke dalam kulit. Setelah menembus ke dalam kulit, larva tinggal di lapisan tersebut beberapa minggu atau bulan atau langsung berjalan-jalan dalam lapisan kulit epidermis. Setelah beberapa jam atau hari akan timbul gejala di kulit berupa guratan merah yang mirip dengan terowongan,”
Masuknya larva ke dalam kulit, biasanya disertai dengan rasa gatal dan panas pada tempat masuknya. Kemudian akan muncul tonjolan pada permukaan kulit, beberapa saat akan muncul bentuk yang khas yaitu tonjolan di atas permukaan kulit yang berkelok-kelok berwarna kemerahan.
Untuk selanjutnya, tonjolan kemerahan ini akan makin berkelok-kelok membentuk terowongan sesuai dengan pergerakan larva. Tiap larva membentuk lesi berkelok-kelok seperti ular memanjang dengan ukuran beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter dalam sehari.
”Rasanya sangat gatal terutama pada malam hari. Dalam sehari panjang terowongan ini kira-kira bisa mencapai 2 mm hingga 2 cm,”.
Umumnya terletak di kaki, sela-sela kaki, pantat, lutut, tangan ataupun pernah juga dilaporkan terjadi di dinding perut.

Lantas bagaimana penanganannya?
Penyakit kulit yang disebabkan oleh larva cacing ini biasanya sembuh spontan. Karena pada dasarnya manusia bukan tempat hidupnya larva ini. Penyembuhan spontan ini tergantung pada jenis larva yang dikandung. Biasanya luka akan sembuh dalam beberapa minggu atau beberapa bulan. Tetapi dengan pengobatan yang ada bisa mempersingkat lamanya penyakit ini. Karena penyebabnya cacing maka pemberian obat anti cacing sangat dianjurkan. Obat-obatan ini bisa diminum ataupun dibuat campuran dengan cream kostikosteroid untuk dioleskan tipis, misalnya menggunakan obat topikal albendazole 4%.
”Untuk pemberian obat minum golongan obat anticacing albendazole dosis sehari 400 mg sebagai dosis tunggal selama 3 hari. Obat pilihan lain juga banyak jenisnya tergantung peresepan dari dokter,”.
Selain dengan obat anticacing, pengobatan cara lain dengan menyemprotan agen pembeku, seperti misalnya chlorethyl atau dryce sepanjang lesi dapat juga digunakan sebagai pengobatan penunjang. Tetapi cara ini agak sulit karena kita tidak mengetahui secara pasti di mana larva berada dan keefektifannya dilaporkan 60 - 70 % dari seluruh kasus.
”Penting diingat, selama masa pengobatan, kita harus memperhatikan pergerakan dari lesi. Jika selama waktu pengamatan tertentu tidak tampak lagi pergerakan lesi, maka larva biasanya telah mati. Terkadang untuk membantu mengamati pergerakan itu, lokasi lesi diberi tanda tinta spidol sehingga lebih mempermudah pengamatan,” ungkapnya.

Bagaimana pencegahannya?
Mengingat sekarang musim hujan, keadaan tanah pasti lebih lembab dibanding biasanya, orangtua yang memiliki anak kecil, diharapkan untuk mencegah anak bermain terlalu lama di tanah maupun pasir, apalagi bermain tanpa menggunakan alas kaki. Anjurkanlah mereka selalu menggunakan alas kaki. Membiasakan cuci tangan dan kaki setelah bermain di luar juga pencegahan yang baik. Untuk mereka yang pekerjaannya sering berhubungan dengan tanah atau pasir, seperti petani atau pekerja kebun, anjurkan juga untuk menggunakan alas kaki saat bekerja.

”Hal sederhana lainnya adalalah bagi yang memelihara anjing dan kucing untuk membuang kotoran hewan tersebut di tempat pembuangan khusus,”.

Senin, Mei 12, 2008

Tips Gendong Bayi Saat Bermotor

Cara ini tak sengaja aku temukan, dan baru kutemukan setelah aku mempunyai 3 orang putri. Setelah masa cutiku habis, aku harus mulai lagi beraktifitas seperti biasa, kembali ke dunia kerjaku. Dan untuk kali ini aku harus berangkat dan pulang kerja sendiri dengan mengendarai motor sejauh 8 km PP. Karena aku harus kerja maka putri ketigaku aku boyong ke rumah orang tuaku untuk dirawat beliau selama aku bekerja. Dan untuk itu aku harus bawa putriku yang masih bayi itu kerumah orang tuaku dengan naik motor. Hal yang paling rawan saat bermotor dengan bayi adalah hembusan angin yang kecang saat diperjalanan. Dan itu akan mengganggu kesehatan bayi. Karena itu aku harus memberinya selimut yang tebal saat bermotor. Namun yang terjadi sering kali selimut itu melorot, yang mau tidak mau aku harus berhenti untuk membenahinya, dan itu artinya waktu perjalananku semakin lama. Karena aku tak mau ada banyak waktu terbuang diperjalanan aku lalu beerfikir mencari alternatif lain, bagaimana agar bayiku aman saat aku gendong sambil bermotor. Waktu itu aku teringat dengan jaket aku yang longgar, akhirnya aku coba untuk memakai jaketku dengan posisi terbalik (resleting ada dibelakang)tanpa harus aku selimuti bayiku. Aku pikir cara ini sudah sangat efektif aman untuk melindungi bayiku, namun kurasa aku salah lagi. Dengan posisi yang seperti itu bayiku jadi gak bebas bernafas (sirkulasi udara kurang), akhirnya aku berfikir lagi bagaimana baiknya. Dan ketemukanlah cara yang praktis dan benar-benar aman untuk bayiku. Pertama aku pakaikan bayiku jaket, kemudian aku gendong bayiku dengan gendongan, setelah itu aku pakai jaket aku seperti biasa (tentunya pilih jaket yang tebal). Lalu aku kancingkan resletingnya hingga menutupi separuh dari kepala bayiku, untuk pergantian udara pernafasannya. Dengan cara ini bayiku tak lagi banyak gerak saat diperjalanan. Dia jadi tenang dan tetap hangat. Bagi para ibu yang punya permasalahan seperti saya, coba aja tips saya ini. Sayah dah 2 bulan ini melakukan cara itu, dan Alhamdulillah bayi saya sehat sampai sekarang. Dan semua kesehatan yang kami terima ini tak lain hanya karena dari Allah semata serta usaha kita untuk tetap menjadi sehat.

Jumat, April 11, 2008

Obat Tradisional Jika Bayi / Balita Anda Sakit Panas dan Batuk

Bagi para pembaca yang enggan berobat pada dokter, seperti halnya saya yang trauma atas anak pertama saya, kini anak kedua dan ketiga saya tidak lagi saya bawa ke dokter jika sakit panas. Saya cukup memberikan mereka ramuan dari nenek buyut saya yaitu buah jeruk nipis, bawang merah, minyak telon / kayu putih / minyak goreng.
Cara pengobatannya adalah :
1. Rebus 1 buah jeruk nipis sampai layu, belah dan peras (ambil airnya).
2. Parut 1 buah bawang merah.
3. Campurkan air jeruk nipis, parutan bawang dan minyak.
4. Oleskan pada seluruh bagian tubuh anak.
Atas ijin Allah, panas anak anda akan berkurang. Selamat mencoba.
Tambahan resep untuk sakit batuk untuk anak anda :
1. Ambil air jeruk nipis satu sendok makan.
2. Beri kecap secukupnya dan sedikit garam.
3. Panaskakan hingga mendidih.
4. Tunggu sampai hangat-hangat kuku, minumkan.
Insya Allah batuk anak anda cepat reda.

Tips Menurunkan Berat Badan Tanpa Mengurangi Nafsu Makan

Ini adalah pengalaman pribadi saya. Waktu itu berat badan saya kurang ideal, tinggi 150 dengan berat badan 47 kg. Awalnya bukan suatu keinginan buat saya untuk mempunyai tubuh yang ideal. Dan bukan suatu kesengajaan saya menemukan resep cara menurunkan berat badan tanpa mengurangi nafsu makan. Saat saya membeli nasi bungkus, koran pembungkus nasi itu memuat trik itu. Akhirnya saya pun mencobanya, kurang dari satu bulan berat badan saya secara berangsur menurun 7 kg. Dan itu saya tidak pernah melakukan diet makan. Sampai saat ini berat badan saya paling banter 43, bahkan sehabis melahirkan pun tidak ada perubahan pada berat badan saya. Disini saya ingin berbagi dengan para pembaca semuanya yang ingin memiliki tubuh ideal tanpa diet makan.
Tips Menurunkan Berat Badan Tanpa Mengurangi Nafsu Makan :
1. Ambil 7 biji buah delima muda, satu hari cukup 1 buah delima saja selama tidak lebih dari 7 hari.
2. Ambil biji delima, lalu tumbuk / haluskan,
3. Beri air satu gelas lalu rebus dan kasih garam sedikit.
4. Jika sudah mendidih angkat dan saring hasil rebusan.
5. Biarkan sampai hangat-hangat kuku, lalu minumlah pada pagi hari sebelum sarapan.
Insya Allah, secara berangsur berat badan anda akan berkurang.

Bukti Ilmiah Terbaru Manfaat ASI

Bayi-bayi yang disusui oleh ibunya akan tenang dan tidak mudah gelisah untuk waktu yang lama. Bahkan setelah mereka disapih mereka lebih kuat menghadapi situasi yang bisa membuat stres, misalnya perceraian orangtuanya. Demikian bukti ilmiah terbaru tentang manfaat ASI bagi bayi yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Disease in Childhood.

"Bayi yang disusui, tidak terlalu terpengaruh oleh perceraian atau perpisahan orangtuanya, mereka juga tidak mudah gelisah dan cemas," kata Dr Scott Montgomery, ahli epidemiologi di Karolinska Institute Swedia, seperti dikutip reuters.

ASI mengandung banyak nutrisi, hormon, enzim, untuk pertumbuhan dan kekebalan tubuh yang diturunkan ibunya ke bayi. Penelitian tersebut juga menunjukkan ASI mampu mengurangi infeksi, penyakit pernapasan dan diare pada bayi. Ibu yang menyusui bayinya juga bisa terhindar dari pendarahan setelah melahirkan. Montgomery dan timnya meneliti bagaimana bayi berusia 10 tahun yang
diberi ASI dan yang diberi susu formula menghadapi stres akibat masalah perkawinan orangtuanya.

Sekitar 9000 bayi menjadi responden penelitian ini. Mereka dimonitor sejak lahir sampai masuk sekolah. Guru-guru di sekolah juga ditanyai tentang tingkat kegelisahan anak-anak tersebut dalam skala 0-50. Ternyata anak yang dulunya mendapat ASI bisa menghadapi masalah dan stres lebih baik dibandingkan yang tidak mendapat ASI. Tetapi para peneliti belum mengetahui kaitan antara ASI dengan tingkat kegelisahan. Menurut dugaan sementara, anak-anak yang disusui tidak mudah gelisah karena saat disusui mereka merasa mendapat kasih sayang orangtuanya, pelukan dan dekapan ibu saat menyusui juga menenangkan bayi. Selain itu menyusui juga berpengaruh terhadap perkembangan tubuh dalam merespon stres.
"Semakin kita pelajari tentang ASI, semakin banyak manfaat yang kita temukan. Menyusui bisa disebut sebagai salah satu hal penting dalam perkembangan manusia," kata Montgomery.

Bulan Agustus telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai bulan ASI Nasional. Sayangnya menurut data yang dikeluarkan Unicef hanya 14 persen bayi di Indonesia yang disusui secara esklusif oleh ibunya hingga usia 4 bulan.

Tulisan ini saya ambil dari : http://dranak.blogspot.com/2007/09/bathing-your-baby-cara-memandikan-bayi.html, hari Jum'at / 11 April 2008, 07:50 WIB